“Kami dengan cepat langsung mengambil sikap memadamkan api agar tidak merambat di semua rumah yang ada dalam kampung dan beruntung juga ada bantuan dua unit mobil tangki menyiram air ke api yang dengan cepat merambat,” ujarnya.

Sementara itu, saksi lainnya, Mariete Koni Milla, menyebutkan bahwa ia mendengar suara ledakan dan asap sebelum melihat api menyala.

">

“Kebakaran tampaknya dimulai dari bagian belakang rumah. Tiba-tiba ada bunyi seperti ledakan. Saya langsung berteriak meminta tolong sehingga banyak warga yang berdatangan membantu memadamkan api yang sudah terlalu cepat menyebar,” ujarnya.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban mencapai ratusan juta rupiah. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625