NTTKreatif, Larantuka – Festival budaya terbesar di Flores Timur, Festival Bale Nagi, dipastikan kembali digelar untuk kelima kalinya pada April 2025 mendatang. Pemerintah Daerah Flores Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran Rp 425 juta dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD untuk mendukung pelaksanaan festival tersebut.
Festival Bale Nagi 2025 akan berlangsung selama tiga hari, 26 hingga 28 April 2025, tepat setelah puncak perayaan Semana Santa, yang menjadi tradisi sakral masyarakat Larantuka. Tahun ini, festival mengusung tema “Torang Ada, Torang Berkarya”, sebagai ajakan bagi seluruh masyarakat untuk berkreasi dan berkolaborasi menjaga budaya dan identitas lokal.
Acara launching Festival Bale Nagi V digelar secara resmi pada Jumat (14/03/2025), dipimpin oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Flotim, Albert Ola Sinour, serta sejumlah pejabat pimpinan OPD.
Dalam sambutannya, Wabup Ignasius Boli Uran yang mewakili Bupati Flores Timur menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terus berkomitmen mengembangkan Festival Bale Nagi sebagai ikon budaya dan daya tarik wisata daerah.
“Festival Bale Nagi yang pertama kali digelar pada 2019, kini sudah menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi menjadi ruang edukasi, inspirasi, dan penggerak ekonomi masyarakat lokal,” ujar Ignasius.
Menurutnya, kehadiran Festival Bale Nagi menjadi strategi pemerintah daerah untuk memperkuat identitas budaya Flores Timur di tengah arus modernisasi dan globalisasi.
“Festival ini adalah rumah bersama yang nyaman bagi semua keanekaragaman budaya dan agama. Harus ada ciri khas, karakter, dan nilai lebih Flores Timur yang kita tampilkan. Bukan sekadar tontonan, tapi harus menjadi sarana edukatif, inspiratif, dan berdampak ekonomi,” tegasnya.
Ignasius juga menekankan bahwa Festival Bale Nagi adalah panggilan bersama untuk merevitalisasi budaya lokal, menghadirkan kembali seni, adat, dan kearifan lokal yang mulai tergerus zaman.
“Festival ini menjadi wadah persaudaraan dan keharmonisan. Kita ingin, Flores Timur dikenal sebagai daerah yang menjaga budaya sekaligus terbuka untuk semua. Ini adalah komitmen bersama, bukan sekadar proyek tahunan,” pungkasnya.
Dengan peluncuran resmi ini, Pemda Flotim berharap keterlibatan aktif masyarakat, seniman, dan pegiat budaya untuk mensukseskan Festival Bale Nagi 2025 sebagai ruang kreatif yang menghidupkan identitas dan memperkuat ekonomi masyarakat.*(Ell)
|
