NTTKreatif, LARANTUKA – Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur kembali alami erupsi siang tadi.
Erupsi ini menjadi yang ketiga kalinya dalam sehari dimana erupsi pertama terjadi pada pukul 05.34 WITA dan erupsi kedua terjadi pada pukul 08.03 WITA.
Erupsi terbaru terjadi pada Kamis, 2 Januari 2025 pukul 12:11 WITA tadi. Namun tinggi kolom abu tidak teramati.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 13 detik,” ungkap KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki dalam laporannya.
Kendati demikian, saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada status Level III (Siaga).
Namun masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan dilarang untuk melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya – Utara – Timur Laut sejauh 6 Km.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote. Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” tulis mereka.
Tidak hanya itu, PVMBG juga meminta Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung. ***
|
