NTTKreatif, JAKARTA – Pulau Sumba khususnya Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT memiliki kekayaan alam dan budaya yang demikian banyaknya.
Namun demikian, kekayaan tersebut nyatanya belum membuat sektor pariwisata menjadi leading sektor unggulan di wilayah tersebut.
Hal tersebut terjadi akibat sejumlah faktor salah satunya akses transportasi yang terbatas ke SBD.
Mengingat selama ini satu-satu akses ke Sumba khusus SBD melalui jalur penerbangan.
Padahal, jarak antara Labuan Bajo yang kini jadi destinasi wisata unggulan nasional dan SBD terbilang dekat.
Tidak mengherankan, jika kemudian persoalan ini menjadi salah satu perhatian serius dari Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati SBD, Dominikus A.R Kaka.
Hal ini ditegaskan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dalam sambutannya pasca dilantik, Kamis, 20 Februari 2025 kemarin.
Diakuinya sebagai wilayah yang baru, SBD nyatanya memiliki kekayaan yang luar biasa khususnya pariwisatanya.
Sehingga mau tidak mau sektor tersebut sebutnya harus menjadi salah satu sektor unggulan ke depannya untuk bisa mendatangkan PAD.
Pasalnya, saat ini sebutnya SBD juga terkena dampak efisiensi anggaran atas kebijakan pemerintah.
Sehingga butuh gebrakan untuk mendatangkan penghasilan tambahan guna membangun daerah tersebut.
“Saya tidak takut pak Pj. Bagi saya itu tantangan untuk kepala daerah agar mampu membuat terobosan, inovatif, kreatif. Bagaimana menciptakan sumber pendapatan bagi daerah. Iya pak sekda. Nanti kita gali sumber pendapatan daerah, sumber keuangan, bagaimana manajemen supaya kita punya kemandirian untuk membiayai daerah kita,” ujarnya.
Oleh karenanya kata dia salah satu hal yang kini sedang ia dorong adalah membangun jalur pariwisata khusus antara Labuan Bajo dan SBD.
Komitmen itu ungkapnya lagi telah ia tunjukkan dengan komunikasi yang baik dengan Bupati Manggarai Barat dan mitra maskapai Garuda agar nantinya bisa membuka jalur transportasi langsung di wilayah itu.
“Apa yang jadi keputusan pusat kami tetap taat tapi kami di daerah tidak akan tinggal diam. Dan pariwisata bakal jadi sektor unggulan kini. Apalagi Garuda akan masuk. Saya sudah bicara dengan Bupati Manggarai Barat agar buka jalur udara kalau tidak iya minimal lautlah untuk menghubungkan Sumba dan Labuan Bajo supaya arus barang dan jasa bisa bergerak dan berdampak pada pariwisata kita,” tegasnya lagi. ***
|
