Sebut saja saat musik dolo-dolo (Lamaholot), Jai (Bajawa), Gawi (Ende) dan atraksi dari paguyupan Bali hingga Jawa keduanya larut ikut ambil bagian di dalamnya.

Keduanya menari mengikuti gerakan para peserta karnaval yang membuat banyak pihak berdecak kagum.

">

Seperti yang disampaikan Ketua Komunitas Anak Muda Lamaholot, Bustanil Basyarudin kepada nttkreatif.com yang mengaku senang karena ikut ambil bagian dalam lagi dalam karnaval kali ini.

“Pertama kami senang akhirnya kami ikut lagi setelah dua tahun absen,” katanya.

Terlebih lagi kata dia, saat memperagakan tarian budaya, Bupati dan Wakil Bupati SBD masih terlibat aktif.

“Kedua tentu kami gembira karena sebagai Ina Ama SBD, Bupati dan Wakil Bupati SBD ikut menari dolo-dolo. Itu menunjukkan tidak ada perbedaan di SBD. Keberagamaan sebagai satu kesatuan Indonesia terlihat dan semakin menguatkan,” ungkapnya kembali. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625