NTTKreatif.com, Tambolaka – Gelaran Karnaval Kemerdekaan yang dikemas dalam balutan karnaval budaya di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT memang sudah usai, Selasa 12 Desember 2025 kemarin.

">

Namun kesannya masih terasa hingga kini khususnya bagi sejumlah organisasi kedaerahan di wilayah tersebut.

Bagaimana tidak, mereka merasa diterima dengan baik oleh masyarakat dan membuat mereka begitu mencintai SBD.

Buktinya mereka terlibat aktif dalam karnaval jelang HUT RI ke 80 kali ini.

Berpakaian adat masing-masing dan dilengkapi atribut khas, kehadiran organisasi paguyupan itu membuat karnaval kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi, saat suguhan atraksi budaya masing-masing, Bupati SBD, Ratu Wulla Talu dan Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka turut ambil bagian di dalamnya diikuti oleh tamu undangan lainnya yang hadir.

Sebut saja saat musik dolo-dolo (Lamaholot), Jai (Bajawa), Gawi (Ende) dan atraksi dari paguyupan Bali hingga Jawa keduanya larut ikut ambil bagian di dalamnya.

Keduanya menari mengikuti gerakan para peserta karnaval yang membuat banyak pihak berdecak kagum.

Seperti yang disampaikan Ketua Komunitas Anak Muda Lamaholot, Bustanil Basyarudin kepada nttkreatif.com yang mengaku senang karena ikut ambil bagian dalam lagi dalam karnaval kali ini.

“Pertama kami senang akhirnya kami ikut lagi setelah dua tahun absen,” katanya.

Terlebih lagi kata dia, saat memperagakan tarian budaya, Bupati dan Wakil Bupati SBD masih terlibat aktif.

“Kedua tentu kami gembira karena sebagai Ina Ama SBD, Bupati dan Wakil Bupati SBD ikut menari dolo-dolo. Itu menunjukkan tidak ada perbedaan di SBD. Keberagamaan sebagai satu kesatuan Indonesia terlihat dan semakin menguatkan,” ungkapnya kembali. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625