Tanpa menunggu lama, pemain asal SBD itu berhasil melakukan shooting keras ke sudut kiri gawang CBN yang tidak mampu dihalau sang kiper.
Gol tersebut pun dirayakan para pendukung Perse sekaligus membuat skor berubah 1-0. Setelahnya, kedua tim pun mulai silih berganti menciptakan peluang.
Beruntung di menit 44, sebuah peluang milik CBN mampu dikonversi gol oleh Mikael Sandi untuk membuat skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan intensitas serangan dan sempat memberikan ancaman buat gawang lawan. Namun tidak satu pun yang kemudian berbuah gol.
Hingga di menit 82, dalam sebuah serangan balik cepat salah satu pemain CBN menyisir sisi kanan gawang dan memberikan umpan matang kepada Yohanes Dake yang kemudian berlari ke dalam kotak pinalti untuk mengecoh Melkior Doni dan menyudahinya dengan sebuah eksekusi dingin untuk membawa CBN berbalik unggul 1-2.
Gol tersebut membuat Perse kian menderita. Upaya mereka membalas ketertinggalan menemui jalan buntu di sisa waktu. Hingga sebuah kemelut di muka gawang CBN berhasil mengubah arah permainan. Wasit menunjuk titik putih buat Perse yang kemudian diprotes CBN.
Pasalnya, dalam tayangan ulang, terlihat tidak ada pelanggaran yang berarti yang dibuat anak-anak CBN tapi wasit malah memberikan pinalti. Sempat terjadi ketegangan namun kemudian laga bisa dilanjutkan dengan eksekusi Adi Atep yang masih mampu dipatahkan kiper CBN untuk memastikan laga tetap berakhir 1-2. ***
|
