NTTKreatif, SOLO – Mantan Presiden ke 7, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara soal tudingan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang menudingnya meminta perpanjangan masa jabatan Presiden jadi tiga periode.
Jokowi menyebut kalau tudingan tersebut tidak mendasar. Pasalnya, dirinya tidak pernah meminta adanya perpanjangan masa jabatan Presiden.
“Ya, saya ulang lagi. Tidak pernah yang namanya saya minta perpanjangan untuk tiga periode kepada siapa pun,” ungkapnya.
Dirinya pun meminta agar hal tersebut bisa ditanyakan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati dan Ketua DPR RI, Puan Maharani termasuk para ketua-ketua Partai.
“Tanyakan saja ke Ibu Mega, atau tanyakan saja ke Mbak Puan atau tanyakan saja ke partai-partai. Kapan. Dimana. Siapa yang saya utus. Enggak pernah ada,” tambahnya.
Dirinya pun menyebut apa yang disampaikan itu hanyalah sebuah framming yang jahat.
“Jangan menjadi framming jahat seperti itu. Enggak baik,” tegasnya.
Saat ditanya apakah framming tersebut merugikannya, Jokowi mengaku hal tersebut adalah biasa.
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam sebuah video usai ditetapkan jadi tersangka oleh KPK dalam kasus suap Harun Masiku menyebut kalau dirinya menjadi korban akibat sering mengkritik pemerintahan yang sebutnya otoriter.
“Ketika muncul berbagai intimidasi agar tidak dilakukan pemecatan terhadap sosok yang memiliki ambisi kekuasaan sehingga konstitusi pun sepertinya mau dilanggar dengan perpanjangan masa jabatan tiga periode atau pun perpanjangan masa jabatan itu maka demi konstitusi Ibu Mega kokoh berdiri menjaga demokrasi,” tegasnya. ***
|
