Selain sebagai irigasi sawah, Mata We’e Likku dinilai dapat dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai salah satu destinasi wisata. Nantinya, akqn dibangun lopo-lopo kecil untuk dimanfaatkan wisatawan.
Ditemui, Kepala Dinas PU Sumba Barat Daya, Yohanis Umbu Deta mengatakan, dirinya secara langsung menyerahkan proposal pengembangan manfaat ganda Mata We’e Likku sejak bulan Oktober lalu.
“Sekitar bulan Oktober lalu, saya sendiri yang menyerahkan di Kementerian PU RI,” kata Yohanis yang akrab disapa Jhon Umbu Deta itu, Senin(01/12/2025) ketika ditemui di ruang kerjanya.
Lebih lanjut, Jhon Umbu Deta menyebut total anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Sumba Barat dalam proposal tersebut kurang lebih Rp10 miliar.
Menurutnya, akan ada beberapa kegiatan pembangunan yang dilakukan khusus di Mata We’e Likku. Salah satunya pembangunan lopo pariwisata.
“Manfaatnya akan dikembangkan lagi. Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan di sana(Mata We’e Likku). Tentunya kita berharap proposal kita ini dijawab pada tahun 2026,” ucapnya.***
|
