NTTKreatif.com, Tambolaka – Persoalan ketersediaan pasir untuk pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT belakangan kembali jadi sorotan publik.

">

Pasalnya, sejak akses pengambilan pasir laut resmi ditutup pemerintah daerah sejak pertengahan akhir tahun 2024 lalu, warga pun mulai merasakan dampak.

Masyarakat yang sebelumnya leluasa mendapatkan pasir laut dari hasil kerukan penambang dari bibir pantai kini harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk mendatangkan pasir dari luar untuk memenuhi kebutuhannya.

Alhasil, suara protes pun terdengar dari sejumlah warga. Bahkan beberapa diantaranya sampai meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah di media sosial facebook.

Terlebih lagi dalam perjalanannya, ada sejumlah orang yang harus diamankan pihak Polres SBD akibat kedapatan menambang pasir secara ilegal.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625