Sempat tertinggal di babak pertama lewat gol, Albinus di menit 40 sebelum turun minum, Lamaholot FC yang dilatih duet pelatih yang juga mantan pemain ETMC dari Persebata, Alen dan Persada, Dedi Petu itu mampu menyamakan kedudukan di babak kedua lewat tendangan keras, Nardus di menit 66.

Gol tersebut membuat Lamaholot FC yang di sepanjang pertandingan itu menguasai permainan mulai bermain lebih lepas dengan sekali-sekali bermain melebar untuk mengurung pertahanan Putra Timur Mosalaki.

">

Hasilnya, mereka mampu kembali unggul lewat sontekan Lesto di menit 77. Gol tersebut pun membuat para pendukungnya bersorak riang. Sayang keunggulan Lamaholot FC harus pupus di menit 78 setelah Dolci menjebol gawang Linus.

Gol tersebut pun kemudian mematik reaksi protes official dan tim. Pasalnya, sebelum Dolci mencetak gol, dirinya berada dalam posisi offside dan bola mengenai tangannya.

Namun protes tersebut tidak membuat wasit goyah dengan keputusannya untuk mensahkan gol Putra Timur Mosalaki. Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. ***

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625