Pihak kepolisian berharap hasil autopsi nantinya, dapat memberikan kejelasan atas dugaan yang berkembang terkait kematian AUL.
Kapolres Sumba Barat AKBP Hendra Dorizen menyebut, proses autopsi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mengungkap kebenaran.
“Kami melakukan ini demi kepentingan penyelidikan dan memastikan bahwa setiap kasus ditangani secara profesional dan transparan,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh prosedur telah dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Usai proses autopsi dilakukan, jenazah AUL dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan kembali.
Kendati harus melalui proses eksumasi, pihak keluarga menerimanya dengan harapan hasil autopsi dapat membawa kejelasan dan keadilan bagi korban.
Pihak kepolisian kini menunggu hasil resmi dari autopsi yang dilakukan oleh tim medis.
Hasil autopsi tersebut nantinya akan menjadi petunjuk penting dalam menentukan langkah selanjutnya dalam proses penyelidikan.
Polres Sumba Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil autopsi diumumkan secara resmi.***
|
