NTTKreatif, TAMBOLAKA – Cuaca ekstrim belakangan membuat warga cemas.

Bagaimana tidak, cuaca ekstrim ini melanda hampir semua wilayah di NTT.

">

Bahkan intensitas terbilang cukup meresahkan dimana selain hujan lebat, cuaca dengan angin kencang pun kerap terjadi.

Hal ini nyatanya seiring dengan dikeluarkannya peringatan dini cuaca ekstrim oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang.

BMKG menyebut kalau cuaca ekstrim di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) akan terjadi pada 10 hingga 12 Februari 2025 besok.

“Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kupang, TTS, Belu, Rote Ndao, Alor, Manggarai Barat, dan Sumba Barat Daya. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di daerah yang rentan bencana hidrometeorologi,” tulis BMKG dalam postingan instagram resminya @infobmkgeltari dan Info BMKG NTT.

Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Malaka, Belu, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

Kondisi ini diakibatkan oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 96S yang terpantau di sebelah selatan NTT dan diprediksi bergerak ke arah Barat Daya menuju wilayah NTT.

BMKG menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 96S menyebabkan daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin (shear line) yang memicu potensi hujan lebat di sebagian besar wilayah NTT.

Lebih lanjut, bibit siklon ini diperkirakan dapat berkembang menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan, yang berpotensi memperburuk kondisi cuaca di wilayah tersebut.

Selain itu, aktivitas Monsun Asia dan fenomena La Nina lemah juga turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di NTT.

Akibatnya, beberapa daerah akan mengalami hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, yang berisiko menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, serta kerusakan pada bangunan dan fasilitas umum.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi terkait kondisi cuaca.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625