Berbahan bambu dan beratap alang-alang jadi ciri khasnya. Itu belum termasuk isi kapal yang dipenuhi meja kecil dan bangku-bangku tempat para wisatawan atau pengunjung untuk bercengkrama.

Hal itu belum termasuk dengan bar yang ada di dalamnya dengan sejumlah menu yang dijual termasuk kopi sumba yang familiar.

">

Keindahan itu bertambah dengan jejeran lopo di belakang cafe di ketinggian bukit ditemani dengan deretan sayuran hijau dan pohon pepaya yang membuat semua yang hadir terkesima pertanda takjub.

Saat diwawancarai, Selasa 13 September 2024 siang, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Waikabubak Yohanis Varianto, menyebut kalau kehadiran Cafe Janji Bui berangkat dari sebuah fakta kalau lahan tersebut diawal terbengkalai dan cenderung tidak dimanfaatkan sehingga dirinya kemudian memutuskan untuk melakukan gebrakan dengan membangun sebuah tempat yang bisa memberikan perbedaan.

“Di awal kami kembangkan untuk lahan pertanian. Kami tanam sayur dan lain sebagainya. Kemudian saya berpikir perlu ada bangunan kecil untuk menikmati kehijauan sayur itu makanya kami bangun ini. Dan semua ini dibangun oleh salah satu napi disini,” katanya.

Dirinya menegaskan pembangunan pun dimulai dengan sejumlah pembenahan yang dilakukan setiap tahunnya termasuk menghadirkan menu-menu dengan harga yang terjangkau buat kantong para pengunjung.

“Untuk waktu operasinya kami biasanya buka jam 16.00 WITA hingga pukul 00.00 WITA. Semuanya diurus oleh Dharma Wanita saya hanya penggagas,” tegasnya.

Saat ditanya soal dampak ekonomi yang dirasakan dengan kehadiran Cafe Janji Bui, dirinya tidak menampiknya.

Hal tersebut ungkapnya bisa dilihat dari omzet yang dihasilkan. Namun semua tersebut katanya demi pengembangan tempat tersebut sekaligus memotivasi para napi untuk bisa mengembangkan usahanya selepas keluar dari penjara.

“Saya juga mau berterima kasih untuk semua yang sudah mendukung kami selama ini. Pasalnya, pembangunan Cafe Janji Bui ini sendiri dari awal bukan semata dari kami sendiri tapi juga bantuan dari sejumlah pihak termasuk masyarakat sendiri. Kita harap ke depannya lebih baik lagi,” tegasnya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625