NTTKREATIF, TAMBOLAKA – Pelantikan Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Islam (YAPPI) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) versi Ketua Jamal Wungo yang dilangsungkan Jumat 4 Oktober 2024 di Fortuna Convention Hall, Tambolaka berakhir ricuh.
Kericuhan ini dipicu oleh ketidakpuasan massa pendukung Ketua YAPPI versi Haji Samsi Pua Golo atas pelantikan YAPPI SBD yang dianggap inkonstitusional dan tidak prosedural.
Pantauan NTTKreatif.com, massa pendukung Samsi Pua Golo datang tepat saat pelantikan pengurus YAPPI versi Jamal Wungo tengah berlangsung.
Awalnya aksi tersebut berjalan biasa-biasa saja namun semua berubah kala salah satu massa pendukung Samsi Pua Golo mendapat perlakuan yang tidak seharusnya.
Hal tersebut memicu protes dari massa pendukungnya Samsi Pua Golo yang kemudian berujung perkelahian antar dua massa pendukung.
Akibatnya dua warga pendukung Samsi Pua Golo dan Jamal Wungo mengalami luka di bagian kepala hingga dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.
Melihat aksi massa kian tidak terkontrol, Wakapolres SBD, Jefri Fanggidae bersama anggota Polres pun turun tangan membantu anggota yang sebelumnya sudah berjaga di lokasi.
Mereka pun berusaha menghalau massa yang mencoba menerobos pagar besi yang sedari awal dijaga ketat anggota.
Aksi tersebut pun akhirnya bisa diredam usai Samsi Pua Golo meminta massanya menghentikan aksi mereka untuk selanjutnya kembali ke titik kumpul awal.
“Saya minta kita semua kembali intinya hari ini pelantikan pengurus YAPPI tidak sah dan kami minta polisi bubarkan kegiatan ini sekaligus kami minta aparat untuk segera tindak tegas pelaku yang memukul saudara kami,” katanya kala itu. ***
|

Tinggalkan Balasan