Alih-alih memperbaiki managemen, dirinya malah mempersalahkan oknum pegawainya yang lalai dalam menjalankan tugas dan lebih mengutamakan biaya tanpa memperhatikan keselamatan pasien.
Namun demikian, dr.Didik menerangkan, pihaknya telah melakukan tindakan awal dengan memasang infus dan oksigen terhadap korban. Akan tetapi, ia tetap mengakui bahwa terjadi kelalaian pada penanganan lanjutan yang dilakukan pihaknya.
“Itu kelalaian. Petugas kami tidak memahami prosedur yang seharusnya. Padahal pasien sudah melapor ke polisi dan mendapatkan surat untuk penjaminan asuransi kecelakaan melalui BPJS,” katanya.
Dengan persoalan ini, Dr.Didik menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.
Terkait dengan oknum petugas yang bertindak di luar prosedur, pihak RS Karitas berjanji akan memberikan pembinaan serta mengevaluasi pelayanan internal mereka.
“Kami sudah klarifikasi ke keluarga dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Masalah ini sudah selesai dengan pihak keluarga,” tambahnya.***
|
