Mengenai ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Bupati berjanji segera memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengawal pembiayaan.

“Terkait O2SN nanti saya akan panggil Kadis Disporanya untuk membantu pembiayaannya. Sekarang adik-adik hanya untuk persiapan saja,” ujar Bupati.

">

Ia menekankan pentingnya persiapan matang dan kedisiplinan tinggi agar para atlet mampu mempertahankan performa juara.

“Kalian punya potensi luar biasa. Dan tentu harapan saya kalian bisa jaga diri dan terus latihan biar bisa berprestasi seperti ini. Karena apa? Apa yang kalian lakukan akan memotivasi mereka yang lain,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua PASI SBD Thomas Tanggu Dendo melaporkan daya juang habis-habisan para atlet selama berlaga di Kupang.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil fantastis dengan raihan dominan 25 medali emas, 8 perak, dan 2 perunggu.

Thomas mengungkapkan adanya rekomendasi agar para atlet potensial ini diproyeksikan menuju ajang yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Ijin Ibu Bupati, ada titipan kalau anak-anak kita punya potensi bagus sehingga punya peluang PON ke depan,” ungkap Thomas.

Salah satu atlet peraih medali emas, Ensi, mengaku bangga dan bertekad untuk terus membawa nama harum Kabupaten Sumba Barat Daya di kompetisi mendatang.***