NTTKreatif.com, TAMBOLAKA— Kontingen atletik Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengukir prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara Umum dalam turnamen Piala Kota Kupang.
Pencapaian luar biasa 15 atlet muda ini menjadi bukti nyata kebangkitan potensi olahraga di tanah Sumba Barat Daya.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, mengapresiasi langsung kepulangan para atlet di Rumah Jabatan Bupati SBD pada Sabtu 15 Agustus 2026.
Acara penerimaan tersebut berlangsung penuh kebanggaan dengan dihadiri Ketua PASI SBD, Thomas Tanggu Dendo, serta jajaran pelatih.
Dalam sambutannya, Bupati SBD Ratu Wulla Talu menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat SBD.
Bupati menyoroti bahwa prestasi luar biasa ini berhasil diraih di tengah keterbatasan anggaran yang dialami daerah.
Keterbatasan finansial terbukti tidak menjadi alasan bagi para atlet untuk menyurutkan mental bertanding dan daya juang di lapangan.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten SBD memastikan dukungan berkelanjutan bagi pembinaan olahraga daerah.
“Sebagai bentuk komitmen kami atas pembangunan olahraga di sini maka kami akan terus memberikan dukungan buat para atlet yang ada termasuk untuk atletik,” tegas Ratu Wulla.
Mengenai ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Bupati berjanji segera memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengawal pembiayaan.
“Terkait O2SN nanti saya akan panggil Kadis Disporanya untuk membantu pembiayaannya. Sekarang adik-adik hanya untuk persiapan saja,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya persiapan matang dan kedisiplinan tinggi agar para atlet mampu mempertahankan performa juara.
“Kalian punya potensi luar biasa. Dan tentu harapan saya kalian bisa jaga diri dan terus latihan biar bisa berprestasi seperti ini. Karena apa? Apa yang kalian lakukan akan memotivasi mereka yang lain,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua PASI SBD Thomas Tanggu Dendo melaporkan daya juang habis-habisan para atlet selama berlaga di Kupang.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil fantastis dengan raihan dominan 25 medali emas, 8 perak, dan 2 perunggu.
Thomas mengungkapkan adanya rekomendasi agar para atlet potensial ini diproyeksikan menuju ajang yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Ijin Ibu Bupati, ada titipan kalau anak-anak kita punya potensi bagus sehingga punya peluang PON ke depan,” ungkap Thomas.
Salah satu atlet peraih medali emas, Ensi, mengaku bangga dan bertekad untuk terus membawa nama harum Kabupaten Sumba Barat Daya di kompetisi mendatang.***



