NTTKreatif, ROMA – Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur belum lama ini ditunjuk menjadi salah satu calon Kardinal.

Dirinya ditunjuk bersama 20 calon Kardinal lainnya.

">

Rencananya pembentukan konsistori sendiri akan diadakan di vatikan pada tanggal 8 Desember 2024 mendatang bertepatan dengan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda.

Kardinal sendiri adalah anggota Dewan Kardinal Suci yang memiliki tanggung jawab penting dalam Gereja Katolik Roma.

Tugas mereka salah satunya adalah memilih Paus dan memberikan nasihat utama kepada Paus dan membantu mengelola urusan Gereja di seluruh dunia.

Namun begitu, harapan untuk melihat Mgr Paskalis Bruno Syukur dilantik sepertinya tidak bakal terwujud.

Pasalnya, secara tiba-tiba dirinya memilih untuk membatalkan pengukuhan dirinya jadi Kardinal.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh media Vatikan, Vatican News sebagaimana dilansir NTTKreatif.com, Rabu 23 Oktober 2024 pagi.

Dalam keterangannya, pihak Vatikan menyebut kalau Paus Fransiskus telah menerima permintaan Uskup Paskalis Bruno Syukur dari Keuskupan Indonesia Bogor yang meminta untuk tidak diangkat menjadi kardinal pada Konsistori mendatang pada 8 Desember 2024.

Direktur Kantor Pers Tahta Suci, pada Selasa malam, mengatakan Uskup Syukur menyatakan keinginannya untuk melanjutkan pertumbuhan pribadinya.

“Dalam pelayanan kepada Gereja dan umat Tuhan sebuah pilihan”, kata Matteo Bruni.

Nantinya, jumlah kardinal yang menerima topi merah dari Bapa Suci adalah 20 orang, bukan 21 orang. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625