NTTKreatif, JAKARTA – Maraknya kasus yang menimpa para wisatawan di masa Natal dan Tahun Baru pada sejumlah wilayah termasuk kasus rudapaksa di Bali nyatanya telah mencoreng citra Pariwisata Indonesia di mata dunia.
Oleh karenanya, Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana pun tegas menyebut kalau pihaknya akan mendukung proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Hal tersebut disampaikan oleh Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya belum lama ini.
“Kami menyesalkan dan prihatin terhadap tindakan-tindakan negatif yang akan memberikan citra buruk terhadap pariwisata Indonesia,” ujarnya.Â
Dirinya pun menegaskan kalau pihaknya tidak akan mentolerir sedikit pun atas tindakan-tindakan pidana di ruang pariwisata dan Indonesia secara umum.
Pihaknya pun mendukung penuh pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi.
“Peristiwa-peristiwa tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kesantunan dan keramahan yang selama ini menjadi identitas bangsa dan budaya Indonesia. Kami sangat menaruh perhatian besar terhadap hal ini dan mendorong pihak yang berwenang untuk upaya investigasi dan penyelesaian secara tegas,” katanya.
Kemenpar, jelas Menpar Widiyanti, berkomitmen untuk terus memperkuat peran semua pihak terutama keterlibatan masyarakat dalam mendukung terciptanya ruang pariwisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan.
“Kemenpar tentu tidak bisa bekerja sendiri, tapi kami yakin dengan semangat yang sama kita dapat mewujudkan cita-cita pariwisata nasional yang memberikan dampak luas terhadap masyarakat,” tambahnya lagi. ***
|
