NTTKreatif.com, Maumere – Sejumlah Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengikuti Kegiatan Edukasi Keuangan yang diselenggarakan oleh Bank NTT Cabang Maumere bersama Otoritas Jasa Keuangan atau OJK NTT.
Kegiatan Edukasi Keuangan ini sendiri diselenggarakan di Aula Amanda lantai 3 Hotel Silvya Maumere, Kamis, 22 Januari 2026 tadi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Tahunan Selain OJK dan Bank NTT, kegiatan juga melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Adapun UMKM yang terlibat adalah UMKM yang tergabung dalam Unitas, Akusikka, Kaum disabilitas dan beberapa kelompok lainnya.
Asisten Manajer Kantor OJK Provinsi NTT Aldo Stepanus Simarmata saat diwawancarai media ini mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan pihaknya tersebut menjadi bagian dari upaya nasional untuk memperluas akses layanan keuangan di daerah.
“Peningkatan kemampuan dalam menyusun anggaran, menabung secara konsisten, dan menggunakan layanan keuangan formal diyakini dapat memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga,” ujarnya.
Lebih Lanjut Aldo berharap Pengusaha Mikro Kecil Menengah(UMKM)menjadi lebih mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan pribadi, sehingga dapat berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah dan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Bank NTT Maumere, Jansensius Berek menegaskan kegiatan ini yang melibatkan Bank NTT adalah wujud komitmen Bank NTT untuk terus menggaungkan literasi keuangan Kepada para pengusaha Mikro Kecil Menengah(UMKM)
“Kami ingin Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak hanya mengenal produk keuangan, tapi juga memahami manfaatnya untuk masa depan,” tandasnya.
Dia menambahkan literasi keuangan bukan hanya tentang menabung, tetapi juga soal membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan.
“Dari hal-hal kecil seperti mencatat pengeluaran harian, menabung rutin, hingga memahami risiko investasi,” tambahnya lagi.
Sementara itu, Kasubdiv Edukasi Promosi Divisi Dana Bank NTT, Alberth Nixon Bria berharap kesadaran finansial UMKM semakin meningkat di tengah perkembangan ekonomi digital dan menumbuhkan pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan diyakini menjadi modal utama untuk menciptakan masyarakat yang inklusif, produktif, dan tangguh secara ekonomi.
“Edukasi seperti ini sangat penting untuk Pengusaha Kecil dan Menegah (UMKM) agar lebih sadar akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan. Dari pengetahuan itu, mereka bisa mengatur keuangan dengan bijak, memulai usaha, dan memperkuat ekonomi keluarga,” harapnya. ***
|
