NTTKreatif.com, Larantuka — Dua warga asal Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, mengalami laka lantas tunggal di jalur Trans Flores Timur–Sikka pada Jumat (25/7/2025).
Laka lantas itu terjadi di tikungan tajam kawasan Desa Dulipali, Wulanggitang. Beruntung, korban segera ditolong oleh personel BKO Posko Konga yang tengah melaksanakan patroli rutin di wilayah tersebut.
Korban diketahui bernama Getrodis Sia Rimba (42), seorang ibu rumah tangga, dan anaknya, Agustina Patrisia Lamalele (12). Keduanya mengalami luka ringan setelah sepeda motor yang mereka kendarai tergelincir akibat kondisi jalan yang licin dan berkerikil.
“Korban mengaku tengah dalam perjalanan pulang ke Desa Boru usai menjemput anaknya dari sekolah. Saat melintas di tikungan Leter S Desa Dulipali, korban kehilangan kendali dan terjatuh,” ujar Aipda Meki Erens W. Tunliu, salah satu personel BKO yang berada di lokasi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Diduga kuat, kondisi jalan yang licin akibat material vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi menjadi pemicu kecelakaan.
Kondisi Korban
Getrodis mengalami luka lecet di bagian bibir, telapak tangan kanan, lutut kiri, punggung, dan jari kaki kiri. Sementara Agustina mengalami luka lecet ringan di lutut kirinya.
Setelah memberikan pertolongan pertama, petugas segera membawa keduanya ke Puskesmas Boru untuk mendapatkan perawatan medis. Sepeda motor korban diamankan di Polsek Wulanggitang sebagai barang bukti.
Aparat kepolisian mengimbau warga agar berhati-hati melintas di jalur-jalur rawan, terutama setelah hujan atau di kawasan terdampak erupsi.
“Kami terus patroli dan siap membantu warga yang mengalami kondisi darurat. Keselamatan warga adalah prioritas kami,” kata Aipda Meki Erens W. Tunliu. *** El
|
