Dirinya menyebut kematian Leonardus menjadi pukulan tersendiri buat keluarga.
“Kematian ini seperti sudah jatuh tertimba tangga. Bencana tidak pernah berhenti,” ungkapnya.
Masih Sempat Kumpulkan Bantuan Buat Korban Terdampak
Diungkapkan oleh Kristo Keban, selama ini pihak keluarga mengetahui kalau Leonardus Lepa Kwure belakangan ini fokus berjuang bersama teman-temannya mengumpulkan bantuan buat para pengungsi di kampung halamannya.
Bahkan dari info yang ia peroleh Leonardus sebelum meninggal masih mengambil bantuan sembako di Bundaran Tirosa, Kota Kupang.
“Dia memang aktif sekali. Malah kami sempat telpon dia sebelum meninggal. Dia sibuk kumpulkan bantuan buat para pengungsi bahkan dirinya masih sempat mendata teman-teman mahasiswa asal Wulanggitang untuk mendapatkan bantuan dari para donatur,” ungkapnya lagi.
Soal kedatangan jenazah, Kristo melanjutkan kalau jenazah Leonardus akan tiba besok Rabu di Larantuka sebelum dikuburkan siang di Lewolaga.
“Nanti kuburnya di Lewolaga,” ungkapnya lagi. ***
|

Tinggalkan Balasan