NTTKreatif.com, Denpasar — Aliansi Bali Peduli Bencana gelar aksi penggalangan dana dan kepedulian sosial untuk membantu korban bencana alam di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kemanusiaan ini terpusat di kawasan strategis Simpang Lampu Merah Sudirman, Denpasar, pada Rabu (19/8/2026) mulai pukul 15.00 WITA.

Gerakan ini hadir sebagai respons cepat mahasiswa dan pemuda di Bali atas musibah yang sedang dialami warga Flores.

Sebanyak 10 organisasi berkolaborasi dalam aliansi ini, mencakup organisasi internal kampus, organisasi daerah (orda), hingga organisasi mahasiswa tingkat nasional.

Kolaborasi lintas elemen ini membuktikan bahwa batas wilayah bukan penghalang untuk merawat rasa empati dan solidaritas antardaerah.

Puluhan relawan membagikan brosur informasi krisis serta mengumpulkan donasi sukarela dari para pengguna jalan yang melintas.

Melalui pendekatan edukatif, para mahasiswa mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran akan pentingnya gotong royong saat bencana menimpa suatu daerah.

Dewan Pertimbangan Himpunan Mahasiswa Kodi Bali, Nimrod Kapodo, turun langsung mengawal dan memimpin jalannya aksi di lapangan.

Ia mengapresiasi tinggi dedikasi para relawan yang menunjukkan aksi nyata kepedulian di tengah kesibukan akademik mereka.

Nimrod menjelaskan bahwa penggalangan dana di jalan raya ini menjadi bagian dari edukasi publik mengenai pentingnya respons cepat dalam situasi darurat bencana.

Ia menuturkan, gerakan ini tidak bersifat sementara, melainkan langkah awal dari rangkaian komitmen kemanusiaan yang telah dirancang jangka panjang.

“Aksi ini tidak berhenti hari ini saja. Ke depan akan ada aksi lanjutan yang melibatkan lebih banyak pihak,” ujar Nimrod.

Aliansi berencana meluaskan jangkauan aksi ke beberapa titik strategis lain guna memaksimalkan penghimpunan bantuan dan kesadaran masyarakat.

Selain berfokus pada penggalangan dana, relawan juga diberi pengarahan khusus mengenai etika beraksi di ruang publik.

Nimrod mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan serta keselamatan berlalu lintas.

“Kami mengimbau seluruh relawan untuk tetap menjaga kondusivitas lalu lintas dan kebersihan area aksi. Terima kasih atas semangatnya, dan tetap jaga stamina,” tegas Nimrod.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi Bali Peduli Bencana, Fransisco Dehadi, menyampaikan bahwa keterbukaan dan penyaluran bantuan akan dilakukan secara transparan.

Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat segera disalurkan untuk meringankan beban korban bencana di Flores, sekaligus mempererat semangat persatuan nasional.***