NTTKreatif, Flores Timur – Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi, Kamis, 20 Maret 2025 malam.
Erupsi kali ini disertai gemuruh hebat dan lontaran abu vulkanik setinggi 8.000 meter, memaksa warga sekitar untuk mengungsi.
Akibat aktivitas vulkanik yang semakin meningkat, status Gunung Lewotobi yang terletak di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura kini dinaikkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).
Tidak hanya menyebabkan kepanikan, erupsi ini juga mengakibatkan dua warga mengalami luka bakar serius akibat terkena material panas.
Korban, Hendrikus Saran Kewuta (54) dan Wilbrodus Todo Boli Kwure (65), dievakuasi dari kebun yang berada di kaki gunung dan langsung dilarikan ke Puskesmas Lewolaga untuk perawatan intensif.
Dokter Yuliana Mariana Nuet Kancing dari UPTD Puskesmas Lewolaga mengonfirmasi bahwa Hendrikus mengalami luka bakar derajat dua dengan luas 49,5 persen, meliputi wajah, leher, punggung, lengan, tangan, serta kedua kakinya.
Ia telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kota Larantuka untuk perawatan lebih lanjut.
|
