NTTKreatif, Tambolaka – Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali jadi sorotan pasca oknum pegawainya disebut terlibat dalam pusaran kasus dana desa yang melibatkan sejumlah desa.

Kasus ini sendiri pertama kali disampaikan oleh salah satu kades yang namanya tidak ingin dimediakan belum lama ini kepada salah satu media online.

">

Dalam pemberitaannya, disebutkan kalau sang oknum pegawai tersebut kerap terlibat dengan menitipkan orangnya dalam pengerjaan di desa tertentu. Naasnya, saat diberi ruang, orangnya tersebut malah tidak melaksanakan pengerjaan sebagaimana harapan kades.

Alhasil banyak pengerjaan yang disebutnya tidak tuntas sampai menjadi temuan dari Inspektorat. Kondisi ini pun membuka kotak pandora yang selama ini terkesan ditutup-tutupi.

Pasalnya, masifnya penyalagunaan dana desa di wilayah itu membuat para kades menjadi satu-satunya yang tertuduh dan tersudutkan. Padahal dalam setiap kasus yang ada sebagaimana yang ditelusuri, kades tak bekerja sendiri. Dirinya dibantu banyak kaki dan tangan dengan perannya masing-masing.

Bahkan tidak jarang melibatkan pihak yang selama ini dekat dengan pengurusan dana desa mulai dari oknum pendamping desa, oknum pegawai, oknum aparat hingga pada tataran orang-orang penting lainnya yang memiliki peran yang cukup krusial.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625