NTTKreatif, Maumere – Sebanyak 2.050 pelajar SMP, SMA, dan SMK serta para guru menari tarian Hegong dan tarian Gawi secara massal dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Tari Sedunia 2025 di Lapangan Kantor Bupati Sikka, Kamis 02/05/25 pagi tadi.
Tarian Hegong dan Gawi merupakan tarian khas Sikka, terutama etnis Lio.
Ketua panitia penyelenggara, Mikael Maran mengatakan bahwa dua tarian tersebut dibawakan sebagai simbol semangat pendidikan dan pelestarian budaya daerah.
“Gebyar tarian ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Tari Sedunia, tetapi juga momentum kebanggan budaya lokal kita. Dengan melibatkan 2.025 penari, kita ingin menunjukkan bahwa generasi muda Kabupaten Sikka siap menjadi pewaris dan pelestari nilai-nilai budaya,” ungkap Mikael.
Sementara itu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dalam apel Hardiknas 2025 mengatakan bahwa keberhasilan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan dan SDM-nya. Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk menjadikan pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter kuat di tengah tantangan global seperti kemajuan teknologi, perubahan iklim, hingga krisis kemanusiaan.
“Kita mungkin tidak kaya akan sumber daya alam, tetapi kita bisa unggul dalam kualitas manusia. SDM yang hebat akan mampu memaksimalkan potensi sekecil apapun yang dimiliki bangsa ini,” jelas Juventus.
Di hadapan para siswa dan guru, Juventus menyampaikan harapan besar terhadap generasi muda.
|
