NTTKreatif, LARANTUKA — Seekor penyu hijau (Chelonia mydas) ditemukan tersangkut kail nelayan di perairan Laut Larantuka, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurut keterangan Laurensius D. Diaz, nelayan yang menemukan penyu tersebut, satwa malang itu tersangkut pada mata kail pancing besar miliknya ketika dirinya sedang memancing.

">

“Ketika saya hendak menggulung senar, tiba-tiba terasa sangat berat. Ternyata seekor penyu hijau yang tersangkut. Saat berusaha dilepaskan, penyu itu sempat melawan karena luka di siripnya,” ujar Laurensius, yang juga merupakan Relawan BERGUNA dari Kelurahan Lokea.

Bagian sirip depan kiri penyu diketahui terkena kail sehingga menyebabkan luka. Menyadari pentingnya penanganan cepat, Laurensius segera melaporkan temuan ini kepada pengurus BERGUNA dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Sandominggo untuk dilakukan pendataan dan identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim BERGUNA dan Pokmaswas Sandominggo, penyu yang ditemukan merupakan penyu hijau betina, dengan panjang karapas (tempurung) 45 cm, lebar 37 cm, dan berat sekitar 15 kg.

Sementara itu, kondisi luka bekas kail tampak mulai mengering, tanpa adanya fraktur (patah tulang), serta tidak ditemukan tiram atau organisme lain yang menempel di punggungnya.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625