NTTKreatif, LARANTUKA – Erupsi dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki sejak Minggu 3 November 2024 lalu memaksa ribuan warga Kabupaten Flores Timur meninggalkan rumah dan kampung halaman mereka demi keselamatan.
Kendati sudah banyak yang mengungsi, namun masih ada sejumlah warga yang masih enggan meninggalkan rumah mereka yang sudah dipenuhi abu vulkanik dan material batu dari kawah Gunung Lewotobi.
Tidak mengherankan jika kemudian, Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima, bersama Kapolres Flores Timur, I Nyoman Putra Sandita, turun langsung membantu evakuasi warga, termasuk lansia dan anak-anak di sejumlah titik.
Salah satunya di Desa Watu Buku, Kecamatan Wulanggitang, salah satu desa yang paling terdampak abu dan material vulkanik.
Datang dengan misi menyelamatkan warga yang terjebak dan kesulitan dievakuasi akibat usia lanjut dan keterbatasan fisik kedua pejabat teras di lingkungan Polri itu pun langsung turun tangan menyelamatkan warga.
Di antara warga yang dievakuasi, terdapat seorang lansia bernama Donatus Dohe Aran, pria berusia 81 tahun yang sudah tidak mampu berjalan jauh.
Saat rombongan tiba di pos pengungsian, Kombes Pol. Deonijiu melihat Donatus di dalam kendaraan dan tanpa ragu langsung memanggulnya dari kendaraan menuju tenda pengungsian.
|

Tinggalkan Balasan