NTTKreatif, SUMBA – Provinsi NTT kendati dikenal sebagai salah satu provinsi termiskin di Indonesia namun siapa sangka provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste tersebut nyatanya memiliki banyak kekayaan alam dan budayanya. Salah satunya yang ada Pulau Sumba.

Tidak mengherankan jika kini Pulau yang dikenal dengan budaya marapunya itu masuk dalam kategori pulau terindah di dunia.

">

Hal itu berimbas pada tingkat kunjungan wisatawan ke pulau tersebut.

Banyak diantaranya datang tidak hanya sekedar menikmati alam Sumba yang asri tapi juga budayanya seperti atraksi Pasola yang mendunia tersebut.

Atraksi Pasola sendiri berdasarkan situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud) merupakan tradisi masyarakat Sumba Barat dan Barat Daya untuk merayakan tanam padi atau sebelum panen.

Pasola berasal dari kata sola dan hola yang berarti tombak. Ketika awalan “pa” (pa-sola, pa-hola) diperoleh, artinya berubah menjadi bermain.

Namun dalam konteks ritual, pasola adalah tradisi perang antara dua kubu yang berseberangan yang saling kejar-kejaran dengan melemparkan tombak kayu ke arah lawannya.

Pasola, atau diablo, berarti suatu keahlian melempar tombak kayu (lebih di kenal dengan lembing) satu sama lain dari punggung kuda yang berlari kencang di antara dua kelompok yang berlawanan.

Menariknya atraksi Pasola ini dilaksanakan sebagai puncak dari perayaan adat Nyale yang diadakan untuk memohon restu para dewa dan leluhur, memohon ampunan, kemakmuran dan hasil panen yang melimpah.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625