NTTKreatif.com, Labuan Bajo – Proses pencarian terhadap 4 korban kapal wisata, Putri Sakinah memasuki hari kelima sejak dikabarkan di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 26 Desember lalu.
Hasilnya, Senin, 29 Desember 2025 kemarin, warga akhirnya menemukan salah satu dari 4 jenazah yang tidak lain adalah anak dari Pelatih Tim B Wanita Valencia, Fernando Martin.
Fernando Martin sendiri hingga kini belum ditemukan keberadaan usai terjebak di dalam kapal saat kejadian bersama dua anak lainnya.
Usai ditemukan, jenazah korban pun kemudian dipindahkan ke mobil ambulance untuk selanjutnya dibawah ke Rumah Sakit terdekat untuk diindentifikasi oleh pihak berwenang.
Namun sebelum dibawah, jenazah salah satu anak Fernando Martin tersebut masih sempat diterima oleh sang ibu yang sudah menunggu sejak pagi di sekitar pelabuhan.
Tangis sang ibu pun pecah dan sempat memeluk kantong jenazah yang berisi sang anak.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang pun menyatakan, jenazah yang ditemukan di perairan Pulai Serai, Labuan Bajo, memang diidentifikasi sebagai salah satu korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat pekan lalu.
“Kurang dari 24 jam, kami berhasil mengungkap identitas jenazah yang ditemukan nelayan di Perairan Pulau Serai,” katanya.
Christian menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi oleh Disaster Victim Identification (DVI) yang terdiri dari Dokkes dan Inafis Polres Manggarai Barat, terdapat kecocokan data primer dan sekunder antara jenazah dengan korban kapal tenggelam.
Terlebih, keluarga korban pun disebut telah memastikan identitas jenazah.
Tenggelam Usai Dihantam Badai
Sebelumnya, kapal wisata, Putri Sakinah dikabarkan mengalami gangguan mesin di tengah pelayaran.
Dalam kondisi tidak terkendali, kapal tersebut kemudian diterjang gelombang setinggi sekitar 1,5 meter. Benturan ombak dan kuatnya arus laut menyebabkan kapal terbalik sebelum akhirnya tenggelam di perairan Selat Padar.
Sebanyak tujuh penumpang berhasil diselamatkan yang terdiri atas empat ABK, satu pemandu wisata, dan dua wisatawan asal Spanyol.
Tetapi, empat penumpang yang merupakan WNA asal Spanyol dinyatakan hilang.***
|
