Data yang diterima dari grafik peziarah Semana Santa di website Keuskupan Larantuka, hingga pagi ini tercatat 2.006 peziarah yang mendaftar dengan jumlah WNA 20 orang.
“Dari negara Timor Leste (13), Australia (4) Prancis (2) dan USA (1),” kata Sekertariat pendataan Semana Santa, Randy Diaz.
Randy mengatakan, data peziarah beragama Kristen 57 orang, Islam 14 orang, Budha 6 orang, Hindu 1 orang dan Katolik 1.927 orang.
Para peziarah ini menetap di hotel-hotel yang di kota Larantuka, home Stay, fasilitas umum dan rumah warga.
Sementara, Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur, Herry Lamawuran mengatakan, Kominfo berkolaborasi dengan penyedia jasa telekomunikasi secara intensif guna mendukung perayaan Semana Santa.
Hal itu, lanjut Herry, guna memastikan akses internet tetap stabil dan dapat digunakan baik oleh media yang meliput maupun oleh panitia yang membutuhkan komunikasi dengan pihak luar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Telkomsel, XL, dan beberapa penyedia lainnya. Surat resmi juga sudah kami layangkan. Selasa kemarin, para penyedia mulai melaksanakan tugas masing-masing untuk memperkuat jaringan di beberapa titik strategis,” ujarnya.
Hery mengatakan, Telkomsel sebagai operator dengan jumlah pengguna terbesar di Flores Timur sehingga diberi perhatian terlebih pada Kapela Tua Meninu dengan pemasangan microwave, serta halaman Gereja Katedral Larantuka.
Selain itu, satu unit mobile combat akan ditempatkan di jalur prosesi, tepatnya di kawasan Balela dan Lohayong.
“Kami berharap ketersediaan jaringan internet selama pekan semana Santa tahun ini berjalan lancar. Internet menjadi kebutuhan penting, bukan hanya untuk dokumentasi, tetapi juga untuk komunikasi panitia dengan tamu dari luar daerah,” tandasnya.*** (Lado Purab)
|


