NTTKreatif.com, Tambolaka – Proses pencarian terhadap satu korban yang terseret gelombang di Pantai Waibuku, Kampung Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Blaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dimulai.
Jika sebelumnya pencarian tersebut hanya dilakukan oleh warga setempat maka kali ini berbeda.
Pencarian kali ini sudah melibatkan Tim SAR Waingapu, pihak BPBD, Kecamatan hingga pihak Kepolisian setempat.
Pasalnya, sejak dinyatakan hilang Senin kemarin saat menyaksikan bangkai KM Abadi Jaya yang karam, baru dua korban yang ditemukan.
Sementara satu korban yang diketahui bernama Ardianto Mete sama sekali belum ditemukan hingga kini.
Koordinator Pos SAR Waingapu, Pius Kapitan sesaat sebelum proses pencarian menyebut kalau pihaknya bakal mengupayakan pencarian hingga korban ditemukan termasuk pencairan di laut lepas.
Namun karena cuaca, kata Kapitan, pihaknya memfokuskan dulu pencarian di sepanjang bibir pantai hingga ke lokasi dua korban yang sebelumnya sudah ditemukan.
“Karena cuaca, kami belum bisa turunkan perahu untuk mencari korban di laut. Kita fokus dulu mencari di sepanjang bibir pantai,” katanya.
Dirinya pun meminta dukungan semua pihak dalam proses pencarian tersebut dengan harapan korban bisa ditemukan.
Sementara itu, Kepala BPBD, Stefanus Malo di kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap Tim SAR yang sudah terjun bersama mencari korban.
Dirinya menyebut ini adalah bukti kerjasama yang baik antar sektor dengan harapan korban bisa ditemukan secepat mungkin.
Minta Jangan Ganggu Proses Pencarian
|
