“Kami minta maaf Ibu Bupati kalau kami sudah bikin Ibu Bupati kecewa. Kami mohon maaf dan semoga kami dimaafkan,” ungkap salah satu pedagang ikan mewakili teman-teman pedagang lainnya sembari menyelempangkan kain kepada Bupati Ratu.

Bupati Ratu pun kemudian menerima maaf tersebut sembari menegaskan kalau langkah yang ia ambil demi membantu warganya mencapai kesejahteraan. Bahkan beberapa kali dirinya menyebut kalau dirinya tidak mungkin menzolimi warganya sendiri.

“Saya tidak mungkin zolimi Bapa Ibu semua. Saya sayang Bapa Ibu semua sebagai warga masyarakat SBD. Saya minta maaf sebagai Bupati,” ungkapnya sembari terisak.

">

Tidak Ada Listrik

Masih dalam pertemuan itu, beberapa pedagang ikan kemudian mengutarakan sejumlah persoalan yang mereka alami termasuk kekurangan fasilitas yang mereka alami di Pasar Obakomi.

Beberapa diantaranya menyoroti ketiadaan listrik dan tempat penyimpanan ikan. Seperti yang disampaikan Mama Faruq.

“Kami belum ada listrik di sana Ibu Bupati. Juga tempat penyimpanan karena tentu membuat ongkos jalan bertambah kalau kami bawa pulang ikan dan pergi lagi keesokan harinya,” katanya.

Hal tersebut pun langsung ditanggapi Bupati Ratu dengan memastikan pihaknya akan membenahi kekurangan tersebut demi kenyamanaan para pedagang.

“Sabtu saya akan turun besok dan melihat. Pak Kadis perindag kita sama-sama besok soal listrik sudah saya tanggung nanti untuk tempat penyimpanan kita akan minta kolega untuk bantu. Intinya bapa ibu jangan takut. Kami akan bantu,” ungkapnya kembali.

Selain siap membenahi kekurangan di pasar Obakomi, Bupati Ratu juga berjanji akan memberikan bantuan buat para pedagang yang hadir untuk mendukung kerja pemerintahan saat ini.

“Bapa Desa tolong list nama-nama pedagang yang hadir. Agar kita bisa beri perhatian. Ada masalah langsung bicara dengan saya saja,” katanya.***