NTTKreatif.com, TAMBOLAKA– Peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan tren positif. Komitmen ini dipertegas melalui acara pelantikan dan penyerahan SK Rektor Definitif Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) kepada Prof. Dr. Aloysius Liliweri, M.S., pada Sabtu (23/5/2026).

">

Acara yang berlangsung di Aula Fortuna ini dihadiri oleh jajaran kepala daerah se-Sumba, ketua dewan pembina yayasan pendidikan St. Josef Freinademetz , dan civitas akademika beserta tamu undangan lainnya.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan St. Josef Freinademetz, Dra. Lidia Dunga Poety, M.M., dalam sambutannya menegaskan komitmen yayasan untuk terus menjadi mitra strategis bagi universitas. Yayasan siap memberikan arahan kebijakan, memfasilitasi sumber daya, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

“Menjadi pemimpin tidak lahir dari lautan yang tenang. Namun, kami percaya bahwa Profesor memiliki pengalaman dan keterampilan yang mumpuni untuk membawa Universitas Stella Maris Sumba ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas Lidia.

Lidia juga mengajak seluruh civitas akademika dan mahasiswa untuk saling berkolaborasi. Ia optimistis bahwa Pulau Sumba bukan lagi wilayah pinggiran, melainkan pusat masa depan Indonesia melalui kemajuan perguruan tingginya.

“Kami tidak menitipkan beban, tetapi kami menitipkan kepercayaan besar untuk membawa perguruan tinggi ini menjadi lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Merespons kepercayaan tersebut, Rektor UNMARIS yang baru dilantik, Prof. Dr. Aloysius Liliweri, M.S., menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di kampus. Ia menekankan bahwa misi besar ini hanya bisa dicapai melalui gotong royong dan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika.

“Saya akan berusaha sebaik-baiknya untuk memajukan dan membawa Universitas Stella Maris ini ke arah yang lebih baik,” ujar Prof. Alo Liliweri.

Di sisi lain, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan rasa bangganya atas pelantikan seorang profesor sebagai nakhoda baru UNMARIS. Menurutnya, kehadiran figur akademisi senior ini sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pelantikan seorang rektor merupakan titik awal lahirnya semangat dan harapan baru. Di tangan seorang rektor, bukan hanya tata kelola kampus yang dipimpin, melainkan juga cita-cita masa depan anak-anak muda Sumba yang dipersiapkan menghadapi Indonesia Emas,” tutur Bupati SBD.

Pemerintah daerah berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, Universitas Stella Maris Sumba mampu bertransformasi menjadi rumah pembelajaran yang berkualitas, sebuah wadah yang melahirkan generasi muda Sumba yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta siap menjawab tantangan zaman. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625