Bupati Ratu menegaskan kalau dalam upaya membangun dunia pendidikan, pihaknya memang tidak bisa bekerja sendiri.
Butuh dukungan dan kerjasama semua pihak atau pun stakeholder lainnya termasuk Bank BRI dengan pemberian beasiswa semacam ini.
Hal tersebut katanya diperlukan untuk membantu menyelesaikan persoalan pendidikan di wilayah tersebut yang ungkapnya masih sangat kompleks.
“Kami menyambut baik dukungan BRI. Ini menujukkan kalau Pemkab tidak bisa sendiri. Butuh kerjasama dan kolaborasi setiap pihak. Saya yakin dengan kerjasama baik seperti ini bisa membantu kita mengatasi sejumlah persoalan yang ada di daerah kita seperti angka putus sekolah yang masih tinggi hingga IPM kita yang masih rendah,” ungkapnya.
Ia pun kemudian menyebut kalau pihaknya pun tidak lepas tangan malah menjadikan dunia pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan.
Hal itu tambahnya dibuktikan dengan banyaknya pembangunan infrastruktur hingga sarana prasana sekolah setahun belakangan ini.
Tidak hanya itu, lanjut kader Partai NasDem itu, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 M untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi dengan beasiswa.
Beasiswa tersebut ungkapnya sudah diberikan sejak tahun lalu dengan jumlah penerima yang terus naik setiap tahunnya.
“Dan perlu dicatat pemerintah terus berkomitmen untuk dunia pendidikan dengan menyiapkan anggaran Rp4 M lebih di tahun ini. Beasiswa S1, S2, dan S3. Target kami 1 periode ini akan ada 100 Magister dan 10 Doktor,” tegasnya. ***
|
