Banyak tumbuhan dan rumput yang sudah memenuhi lokasi tersebut hingga siapapun yang hadir kesulitan masuk ke areal tersebut.

Sedang kayu dan balok yang selama ini menghiasi rumah pohon mulai lapuk dan sudah tidak bisa digunakan lagi.

">

Padahal untuk membangun hutan wisata itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Tidak mengherankan jika kemudian sejumlah warga pun menyayangkan kondisi tersebut. Seperti yang diutarakan salah satu warga Kota Tambolaka, Yanto.

“Jujur saya sangat kesal ketika melihat kondisi wisata itu saat ini. Sebenarnya wisata hutan roko raka ini sangat bagus. Saya bahkan bangga dengan kemajuan wisata yang di SBD ini. Namum sekarang wisata ini sudah sangat tidak diurus lagi secara baik,” ungkapnya kesal.

Dirinya juga berharap agar kemudian wisata ini kembali ditata kembali agar bisa digunakan warga untuk mengisi waktu luangnya.

“Ya saya berharap pemerintah membuka mata agar wisata ini kembali ditata, sebab tempat ini juga sangat cocok untuk menghilangkan rasa lelah ketika berkendara melintasi jalur ini. Apalagi ketika nanti ada pedagang yang berjualan disni,” ungkapnya lagi.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625