NTTKreatif.com, WEBAR– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (Pemkab SBD) menggelar Sosialisasi Perkoperasian di Desa Kalembu Weri, Kecamatan Wewewa Barat (Webar), Pada Sabtu 6 Juni 2026.

">

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta kelompok usaha produktif tentang pentingnya berkoperasi.

Tak hanya sosialisasi, agenda ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani setempat.

Kedatangan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Provinsi NTT beserta Kadis Koperasi, UMKM dan Perindustrian SBD dan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Desa Kalembu Weri serta warga sekitar.

Suasana meriah begitu terasa saat rombongan disambut dengan tarian adat khas Sumba di halaman Kantor Desa Kalembu Weri.

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari komitmen nyata Pemprov NTT dan Pemkab SBD dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi sekaligus memacu produktivitas di sektor pertanian.

Camat Wewewa Barat, Enos G. Ate mengapresiasi pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah yang memberikan dukungan nyata dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Bupati SBD melalui Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian SBD, Yengo Tada Kawi, mengungkapkan bahwa Desa Kalembu Weri mencetak sejarah tersendiri dalam program ini.

“Desa Kalembu Weri menjadi desa pertama yang dikunjungi langsung oleh Kepala Dinas Provinsi untuk sosialisasi perkoperasian sekaligus penyerahan alsintan,” ujar Yengo dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tidak berfokus pada nilai nominal bantuan yang diberikan, melainkan pada dampak jangka panjangnya.

“Bukan soal nilai barangnya, tapi lihatlah manfaat dari apa yang diberikan oleh pemerintah. Penyerahan bantuan dan sosialisasi ini adalah bukti kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.