NTTKreatif, BOGOR – Paus Fransiskus, Minggu 6 Oktober 2024 menunjuk konsistori untuk pembentukan 21 Kardinal baru dari seluruh dunia.
Dari 21 nama Kardinal tersebut, ada nama Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur O.F.M.
Rencana pembentukan konsistori sendiri akan akan diadakan di Vatikan pada 8 Desember 2024 bertepatan dengan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda, di Vatikan.
Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M sendiri adalah seorang imam Fransiskan asal NTT tepatnya Ranggu, Kabupaten Manggarai Barat.
Dengan terpilihnya ia jadi calon Kardinal menandakan ia menjadi imam pertama dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menduduki jabatan tersebut.
Seorang Kardinal sendiri adalah anggota Dewan Kardinal Suci yang memiliki tanggung jawab penting dalam Gereja Katolik Roma.
Tugas mereka mencakup pemilihan paus, memberikan nasihat utama kepada paus, dan membantu mengelola urusan gereja di seluruh dunia.
Mgr Paskalis Bruno sendiri menjalani pendidikan SMP dan SMA di Seminari Pius XII Kisol, Kabupaten Manggarai Timur, dimulai pada tahun 1975.
Pada tahun 1981, ia mulai menjalani pendidikan novisiat yang menuju ke panggilan imamatnya dengan masuk menjadi anggota Ordo Saudara Dina di Papringan, Depok, Yogyakarta.
Pada tahun 1983, ia mulai menjalani studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta dan lulus sebagai sarjana muda (BA) filsafat pada tahun 1987 bersama sejumlah mahasiswa Yesuit.
Tahun 1991 ia kemudian menerima tahbisan imamatnya di Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat, Cipanas, Jawa Barat dari Uskup Bogor, Mgr. Ignatius Harsono.
Dan pada 21 November 2013, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Bogor, menggantikan Uskup sebelumnya, Mgr. Cosmas Michael Angkur, O.F.M., yang memasuki usia pensiun, yang pada hari itu pengunduran dirinya diterima.***
|

Tinggalkan Balasan