Selain bakti sosial, AWAS juga akan melaksanakan aksi pelestarian lingkungan berupa penanaman mangrove di kawasan hutan bakau Dusun Namondale, Desa Nangahale, pada Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bentuk komitmen AWAS dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan serta menjaga ekosistem pesisir di Kabupaten Sikka.
Sementara itu, Mama Maria Noeng menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian AWAS.
Pasalnya, akibat kebakaran itu, seluruh isi rumahnya hangus terbakar. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan, kecuali dokumen penting berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sebelumnya dibawa saat proses validasi bantuan oleh Dinas Sosial di Kantor Desa Heopuat.
Anggota BPD Desa Heopuat, Yohanis Paskalis, mengatakan bahwa Mama Maria merupakan salah satu warga janda kurang mampu di desa tersebut. Rumah yang terbakar itu diketahui baru dibangun sekitar tahun 2022.
āKami berencana mengupayakan intervensi bantuan stimulan perumahan dari anggaran dana desa berupa bahan bangunan senilai Rp15 juta untuk membantu membangun kembali rumah Mama Maria,ā ujar Yohanis.
Saat ini, korban sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihakĀ berupa bantuan material bangunan untuk dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak huni.***
|
