NTTKreatif, LARANTUKA – Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur kembali erupsi.

Erupsi tersebut terjadi, Minggu, 12 Januari 2025 pukul 12:41 WITA dengan ketinggian kolam abu teratami 1,1 KM.

“Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 12 Januari 2025 pukul 12:41 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.100 m di atas puncak atau kurang lebih 2.684 m di atas permukaan laut,” tulis KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki dalam keterangannya yang diterima nttkreatif.com.

">

Dalam keterangan tersebut, PVMBG menyebut kalau kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 9.6 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 14 detik.

Atas kondisi tersebut pihak KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki pun meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya – Utara – Timur Laut sejauh 6 Km.

Selain itu, Masyarakat juga diminta agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote,” tambah keterangan tersebut.

Tidak hanya itu, masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki pun diminta memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

“Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung,” ingat mereka lagi. ***