NTTKreatif.com, TAMBOLAKA– Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla Talu, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres SBD dalam menertibkan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal.
Penertiban BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tersebut difokuskan di kawasan Kota Tambolaka dan sekitarnya guna mengantisipasi maraknya aksi penimbunan serta penjualan eceran tanpa izin usaha sah.
Langkah kepolisian ini diambil menyusul kelangkaan BBM yang kerap terjadi di wilayah SBD, yang diperparah oleh terbatasnya kuota pasokan energi untuk daerah tersebut.
Sebelum melakukan penindakan di lapangan, pihak Polres SBD telah terlebih dahulu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang agar tidak memperjualbelikan BBM bersubsidi secara liar.
Karena imbauan tersebut tidak diindahkan, petugas mengambil langkah hukum tegas dengan menyita pasokan Pertalite dan Solar yang dikemas dalam botol plastik air mineral maupun jerigen.
Aksi penertiban Polres SBD ini sempat memicu pro dan kontra di tengah masyarakat serta memantik sorotan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Menanggapi dinamika tersebut, Bupati SBD Ratu Wulla Talu menegaskan bahwa penindakan yang dilakukan kepolisian sudah selaras dengan kebijakan resmi pemerintah daerah.
