Ia menekankan pentingnya penguatan tiga pilar utama pembangunan daerah, yakni sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Jika tiga faktor utama seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat sudah membaik, secara otomatis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumba Barat Daya akan melesat naik,” ujarnya.
Di tengah situasi efisiensi dan pemangkasan anggaran daerah, Ratu Wulla Talu menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan pernah tinggal diam atau patah semangat.
Pihaknya terus membangun sinergi kuat dan memperjuangkan intervensi anggaran, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Namun demikian, Bupati Ratu mengingatkan bahwa keberhasilan seluruh program pemerintah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat di lapangan.
“Pemerintah punya program sehebat apa pun, jika masyarakat tidak berpartisipasi aktif, semuanya akan sia-sia. Partisipasi aktif warga adalah kunci utama,” ungkapnya lagi
Lebih jauh, Bupati Ratu menggarisbawahi bahwa ketahanan pangan daerah yang kokoh harus bermula dari ketahanan di tingkat rumah tangga.
“Saya mengajak para bapak dan mama sekalian di kawasan transmigrasi, mari kita berlomba-lomba dan berkompetisi secara sehat untuk membangun keluarga yang berkualitas dan mandiri,” ajaknya.
Kegiatan pelatihan ini resmi dibuka secara simbolis melalui penyerahan papan nama peserta serta perlengkapan pelatihan kewirausahaan oleh Bupati SBD kepada perwakilan peserta transmigran Kodi-Loura. ***
