NTTKreatif.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dibawah kepemimpinan Bupati SBD, Ratu Wulla Talu dan Wakil Bupati, Dominikus A Rangga Kaka terus bekerja di tengah efisiensi anggaran yang berdampak pada pembangunan daerah.
Hasilnya, sejumlah program pusat pun berhasil mereka dapatkan. Sebut saja, program rumah layak huni yang kini berganti nama jadi program bedah rumah, program sekolah rakyat, sekolah terintegrasi hingga sekolah garuda.
Hal itu belum termasuk program pertanian melalui pengadaan Alsintan dan bibit bagi petani dan sejumlah program lainnya yang membuat Sumba Barat Daya kini masuk dalam jajaran salah satu kabupaten di NTT yang diperhitungkan dalam pembangunannya.
Kesemua itu tentu bukan hasil mimpi dalam semalam tapi dibangun atas kerja keras dan kerjasama serta komunikasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat.
Paling mutakhir, usaha Pemkab SBD itu kembali menuai hasil dengan bertambahnya kuota pembangunan PAUD lewat program revitalisasi PAUD.
Tidak main-main, sebanyak 17 PAUD disebut akan menjadi sasaran program tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati SBD, Ratu Wulla Talu dalam laman Facebooknya.
“Puji Tuhan dapat lagi 17 revit PAUD untuk SBD,” tulisnya.
Dirinya kemudian merinci total PAUD yang akan direvitalisasi tahun 2026 di Kabupaten Sumba Barat Daya adalah 55 sekolah.
