NTTKreatif.com, Maumere – Teka-teki kematian remaja STN yang sempat menghilang dan ditemukan meninggal di Kali Watuwogat, Desa Rubit, mulai menemui titik terang.
Hal ini seiring dengan ditangkapnya dua orang terduga pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut.
Menariknya, kedua orang tersebut merupakan ayah dan anak masing-masing berinial SG dan FGR.
Keduanya ditangkap Tim Buser Polres Sikka di dua tempat berbeda dimana SG ditangkap di wilayah Nebe.
Sementara itu, FGR, diamankan di rumah keluarganya di Kampung Wolotopo, Kabupaten Ende, pada Selasa siang kemarin.
Informasi mengenai penangkapan ini diperkuat oleh pernyataan Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret.
Ia mengungkapkan bahwa dua orang yang diamankan polisi adalah warganya sendiri, yakni SG (40) dan anaknya, FGR yang diperkirakan berusia 16 tahun.
FGR diketahui merupakan siswa kelas IX SMP MBC Ohe atau kakak kelas dari korban S.T.N.
“Keduanya merupakan bapak dan anak yang selama ini tinggal di Kampung Woloklereng, Desa Rubit. Saat ini keduanya sudah dibawa ke Mapolres Sikka untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Polikarpus saat ditemui di Polsek Kewapante, Rabu (25/2/2026) sore.
|


