“Dengan berbagai aktivitas yang dilakukan di sini, berbagai kuliner yang ada akan mendorong peredaran uang dan sudah tentu akan berdampak pada ekonomi rumah tangga,” jelasnya.
Oleh karena itu, kata dia pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan TCC dan mengambil langkah-langkah pembenahan sesuai dengan kebutuhan.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam melakukan pengembangan TCC secara bertahap termasuk membangun berbagai fasilitas yang masih dibutuhkan untuk menciptakan kawasan yang lebih nyaman, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang datang berkunjung.
“Pemerintah menyadari bahwa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang baru tentu banyak hambatan. Kita terus melakukan evaluasi, dan dari hasil evaluasi itu pemerintah akan terus membangun TCC. Berbagai fasilitas akan dipenuhi secara bertahap sehingga menumbuhkan kenyamanan,” kata Sekda lagi.
Dirinya menambahkan khusus untuk menjaga agar aktivitas di TCC tetap hidup dan menarik minat masyarakat, pemerintah juga menjadwalkan berbagai kegiatan setiap Sabtu malam seperti pentas seni dan berbagai aktivitas kreatif masyarakat yang diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan TCC.
Kegiatan tersebut kata dia akan menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali suasana TCC sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, bersosialisasi, dan menikmati hiburan bersama.
Ia pun berharap kegiatan-kegiatan rutin tersebut dapat menjaga keberlangsungan aktivitas di TCC sehingga kawasan ini tidak kembali sepi.
“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan TCC secara bertahap. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan TCC dapat berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Ke depan, TCC diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga berkembang sebagai ruang kreativitas, hiburan, interaksi sosial, dan pusat perputaran ekonomi yang mampu membuka peluang usaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat Sumba Barat Daya,” tegasnya kembali. ***

