NTTKreatif.com, Larantuka Pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Selain diproyeksikan membuka akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, proyek ini juga menyerap tenaga kerja lokal di tingkat desa dan kelurahan sejak tahap pembangunan fisik.

">

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) saat ini mempercepat pembangunan sebanyak 250 gerai dan gudang Kopdes Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Flores Timur. Seluruh gerai tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026 sebagai pusat distribusi sembako sekaligus penampung hasil pertanian warga.

Pembangunan fisik Kopdes Merah Putih dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara serta melibatkan unsur TNI, sehingga proses pembangunan dapat menjangkau hingga wilayah-wilayah terpencil di Flores Timur.

Salah satu gerai yang tengah dibangun berlokasi di Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka. Hingga kini, progres fisik pembangunan telah mencapai 20 persen dalam kurun waktu 10 hari kerja.

Pengawas Lapangan Koperasi Merah Putih Kelurahan Tengah Larantuka, Ryadi, mengatakan seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan gerai tersebut merupakan warga setempat.

“Semua pekerja fisik berasal dari warga lokal. Ini tentu membantu perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Ryadi kepada wartawan, Senin (09/02/2026).

Keberadaan gerai Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memangkas rantai distribusi sembako sehingga masyarakat dapat memperoleh harga yang lebih murah dan stabil.

Tak hanya itu, koperasi juga akan berperan sebagai penampung dan penyalur hasil pertanian warga, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur menilai pembangunan fisik ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali peran koperasi desa yang selama ini cenderung bersifat administratif semata.

“Dengan adanya gerai dan gudang, koperasi tidak lagi sekadar akta notaris, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap pihak Pemkab Flores Timur.

Meski tantangan sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan rumah, percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih membawa harapan baru bagi terwujudnya kemandirian ekonomi desa. Pemerintah menargetkan seluruh gerai dan gudang dapat rampung pada Maret 2026 dan menjadi penggerak ekonomi rakyat di Flores Timur.***(Ell)

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625