NTTKreatif.com, TAMBOLAKA– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Sumba Barat Daya (SBD), Markus Dairi Talu, resmi mengukuhkan jajaran ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Pembina Posyandu, serta Tim Literasi tingkat kecamatan se-Kabupaten Sumba Barat Daya.

">

Acara pelantikan dan pengukuhan ini berlangsung di Aula Ro’o Luwa, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Rabu 24 Juni, 2026.

Hadir dalam acara tersebut Bupati SBD, Ratu Wulla Talu, Ketua TP-PKK SBD sekaligus Bapak Literasi SBD, Markus Dairo Talu, bersama jajarannya, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),11 Camat se-SBD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Ketua TP-PKK SBD yang juga merupakan Mantan Bupati SBD periode 2014-2019, Markus Dairo Talu, menekankan bahwa TP-PKK merupakan mitra penting dan strategis dalam menyukseskan program pembangunan, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun pusat.

“TP-PKK adalah mitra pemerintah. Oleh karena itu, segera lakukan konsolidasi internal serta pembentukan tim pengurus di tingkat kecamatan hingga desa. Bangun koordinasi yang kuat dengan pemerintah kabupaten dalam menyusun program kerja agar selaras dengan program kerja provinsi maupun nasional,” ujar MDT

Ia juga berharap seluruh pengurus Dekranasda, TP-PKK, Tim Posyandu, dan Tim Literasi dapat membangun kolaborasi yang nyata untuk menyentuh masyarakat di tingkat desa.

“Jabatan ini adalah sebuah amanah dan kepercayaan yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi tinggi,” tambahnya.

Sebagai Bapak Literasi SBD, Markus Dairo Talu juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumba Barat Daya untuk bersama-sama mendorong minat baca generasi muda. Ia mengimbau agar anak-anak dibiasakan meluangkan waktu minimal 15 menit sehari untuk membaca demi memperluas wawasan.

“Setiap hari, minimal semua sekolah menerapkan aktivitas membaca selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Mari kita terus gaungkan gerakan literasi ini demi kemajuan Sumba Barat Daya,” ajak Markus.

Sementara itu, Bupati SBD Ratu Wulla Talu memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa peran ini menuntut kerelaan hati demi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan saya, karena di PKK ini sifatnya sukarela dan tidak ada gaji, mari kita bersama-sama melaksanakan kerja pemberdayaan dan kesehatan di tingkat masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak dan ibu yang baru saja dilantik,” tegas Bupati Ratu Wulla.

Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di SBD ini menginstruksikan kepada seluruh Camat se-Kabupaten SBD untuk mengawal pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat terbawah.

“Pastikan semua kepengurusan PKK di tingkat desa segera terbentuk. Ibu Ketua didampingi Bapak Camat selaku pembina diharapkan melakukan kunjungan ke desa-desa untuk mengimbau para kepala desa agar segera melantik tim penggerak PKK desa. Jika memungkinkan, bentuk kepengurusan hingga ke tingkat Dasawisma,” instruksi Bupati.

Di akhir sambutannya, Ratu Wulla menegaskan bahwa kehadiran TP-PKK, Dekranasda, Tim Literasi, dan Tim Posyandu memiliki kontribusi yang sangat vital dalam mendukung kemajuan daerah.

Menurutnya, PKK berperan penting dalam memberdayakan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan keluarga.

“Di sisi lain, Dekranasda berperan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, penguatan ekonomi kreatif, serta pelestarian seni dan budaya daerah sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Sumba Barat Daya,” pungkas Ratu Wulla. ***