NTTKreatf, LARANTUKA – Prestasi yang membanggakan diraih oleh Yoseph Belawa Koten, siswa SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dirinya dinyatakan lolos pertukaran pelajar melalui program Kennedy -Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) Year Program 2024/2025.

Kelolosan Yosep itu te tentunya patut diapresiasi mengingat dirinya harus melalui tahapan seleksi yang ketat bersama 40 peserta lainnya di sekolah itu.

">

Kepala Sekolah SMAS Katolik Frateran Podor, Frater Karolus, BHK turut bangga atas keberhasilan salah satu siswa terbaiknya di sekolah tersebut.

“Sangat bangga dan tentu keberhasilan Yoseph Belawa Koten adalah peran dari kita semua. Anak ini punya prestasi yang baik dalam Bahasa Inggris,” kata Karolus Kamis 25 Juli 2024 pagi.

Karolus berharap Yoseph dapat mengharumkan nama Indonesia serta Flores Timur selama berada di Amerika Serikat.

Sementara, Sekertaris Daerah Flores Timur, Petrus Pedo Maran menyatakan syukurnya karena pemerintah Flores Timur mengirim satu duta untuk belajar di Amerika Serikat.

“Ini momen menimba pengalaman di luar negeri untuk sheryng hidup serta juga mendorong orang tua lainnya untuk semakin mendorong putera-puterinya guna meningkatkan kualitas diri,” kata Petrus.

Terima Kasih Guru SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka

Yoseph Belawa Koten mengucap terima kasih kepada para gurunya yang terus memotivasi dirinya untuk belajar lebih giat meriah cita-cita.

“Soal pertukaran pelajar ini saya dapatkan informasi dari guru Bahasa Inggris di SMA Podor. Terima kasih juga kepada semua guru lain yang turut mendukung dan memotivasi saya,” imbuh Yoseph.

Yoseph mengatakan proses perekrutan peserta pertukaran pelajar itu sudah berjalan setahun sejak Agustus 2023.

“Saya dibekali kebudayaan Lamaholot, Semana Santa dan hal yang harus saya bawa ke Amerika,” katanya.
Setelah dinyatakan lolos hatinya campur aduk antara bahagia dan sedih.

Yoseph akan bertolak ke Amerika Serikat pada tanggal 5 Agustus dari Jakarta, Ibukota Negara Indonesia. Dia didampingi Lembaga Bina Antar Budaya. ***