NTTKreatif.com, Tambolaka – Langkah taktis terus diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) untuk membenahi sektor pendidikan. Pemkab SBD resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang.
Kolaborasi ini dikukuhkan lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati SBD, Selasa (18/5/2026).
Langkah ini menjadi salah satu prioritas utama Pemda SBD dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama karena SBD masih masuk dalam kategori daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk memperkuat pondasi pendidikan di SBD.
“Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Sumba Barat Daya,” ujar Prof. Dodi.
Beliau menambahkan, pengembangan SDM di daerah 3T seperti SBD adalah bentuk investasi jangka panjang. Menariknya, UNITRI sendiri mengusung filosofi Kampus Kerakyatan, yang dinilai sangat klop dan sejalan dengan visi-misi pembangunan yang ada di Pemda SBD.
Prof. Dodi pun menaruh harapan besar agar lewat kolaborasi ini, ke depan Kabupaten SBD bisa makin berdaya saing tinggi.
“Semoga kerja sama ini membawa Kabupaten Sumba Barat Daya lebih berdaya saing lewat pemberdayaan sumber daya manusia,” tuturnya.
Menariknya sepanjang tahun 2023,2024 dan 2025, sebanyak 126 mahasiswa asal Sumba Barat Daya yang peroleh beasiswa dari kampus.
Sambut baik kedatangan civitas akademika UNITRI, Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya. Angga Kaka menyebut kehadiran UNITRI membawa angin segar bagi masyarakat Sumba Barat Daya.
“Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua sektor. Kehadiran UNITRI saat ini benar-benar membawa angin segar bagi pemerintah dan masyarakat Sumba Barat Daya,” ungkap Wabup Angga.
Lebih lanjut, Wabup Angga optimis kolaborasi ini bakal menjadi salah satu solusi konkret dalam mempersiapkan generasi muda SBD menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.
“Saya yakin dengan MoU ini dapat memberikan solusi dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Semoga kemitraan ini semakin diperkuat dalam memajukan daerah,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Wabup Angga juga mengakui kontribusi nyata dari para alumni UNITRI Malang yang selama ini sudah berkiprah di SBD. Banyak dari mereka yang telah aktif membantu roda pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga di lingkup pemerintah daerah.
Pantauan media, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda SBD serta jajaran civitas akademika UNITRI Malang.***
|
